BADUNG, INFO_PAS — Dalam rangka memperingati semangat Hari Kartini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Bali menghadiri kegiatan sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi yang diselenggarakan di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Kegiatan ini mengusung tema “Habis Gelap Terbitlah Terang” sebagai refleksi perjuangan perempuan dalam meraih kesetaraan dan kemandirian. (21/04)
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, serta delegasi dari Belanda yang memberikan dukungan terhadap upaya pemberdayaan perempuan di lingkungan pemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan diisi dengan sosialisasi dari Dinas Sosial kepada warga binaan terkait peningkatan peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, serta pelatihan keterampilan seperti penataan sanggul dan makeup. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Semangat Kartini harus terus hidup dalam diri setiap perempuan, termasuk warga binaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali berdaya dan mandiri di masyarakat,” ujar Decky Nurmansyah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat emansipasi yang diwariskan oleh Kartini dapat terus menginspirasi para warga binaan untuk bangkit, berkembang, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan pihak terkait menjadi kunci dalam mewujudkan pemberdayaan perempuan yang inklusif dan berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.