DENPASAR, INFO_PAS – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Bali melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Polisi Khusus Pemasyarakatan (Polsuspas). Kegiatan dibuka oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai, dan diikuti Kepala UPT serta dua orang perwakilan pegawai dari seluruh UPT Pemasyarakatan di Bali, Selasa (1/9)
Kakanwil Ditjenpas Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan kapasitas Polsuspas penting untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas dan Rutan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kompetensi dan kewaspadaan jajaran Polsuspas. Saya mendukung penuh penguatan kapasitas ini agar seluruh petugas mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kakanwil.
Bimtek menghadirkan AKP I Made Ambo Arjana, S.H., M.H., Kasi Korwas Polsus Ditbinmas Polda Bali, sebagai narasumber. Materi yang disampaikan meliputi penguatan kapasitas Polsus, deteksi dini, pencegahan konflik, penanganan kontingensi, serta sinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban Lapas/Rutan. Peserta juga diperkuat dengan kemampuan Observe, Analyze, Act, Coordinate dalam menghadapi berbagai situasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penguatan materi oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Bali, I Wayan Putu Sutresna. Materi berfokus pada pengamanan dan intelijen, termasuk berbagai isu gangguan kamtib serta pentingnya pencegahan melalui penjagaan, pengawalan, penggeledahan, inspeksi, kontrol, dan kegiatan intelijen.
I Wayan Putu Sutresna juga menekankan pentingnya deteksi dini melalui tiga tahapan, yakni peringatan dini, pencegahan dini, dan penindakan dini. Melalui penguatan tersebut, Polsuspas diharapkan semakin peka membaca potensi gangguan, mampu mengambil langkah tepat sesuai SOP, serta memperkuat koordinasi untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.