DENPASAR, INFO_PAS — Dalam upaya memperkuat integritas dan mengakselerasi transformasi sistem pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bali beserta seluruh jajaran pejabat struktural mengikuti pengarahan strategis secara virtual. Kegiatan yang dilangsungkan melalui medium Zoom Meeting ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) RI. Selasa (29/9)
Pertemuan virtual kali ini menjadi momentum yang sangat krusial. Pasalnya, pengarahan tersebut turut dihadiri langsung oleh jajaran Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Itjen Kemenimipas) RI, yang hadir untuk memberikan penguatan sekaligus memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Dari ruang rapat utama Kanwil Bali, Kakanwil Ditjenpas Bali tampak didampingi oleh para pejabat struktural, serta jajaran staf pelaksana. Semuanya menyimak dengan saksama setiap instruksi yang diturunkan dari pusat.
Fokus utama dari arahan Dirjenpas kali ini mencakup penguatan keamanan, deteksi dini terhadap potensi gangguan ketertiban di Lapas dan Rutan, serta komitmen “Zero Tolerance” terhadap praktik pungutan liar dan peredaran narkoba (Halinar).
Kehadiran Itjen Kemenimipas dalam forum tersebut mempertegas pesan bahwa setiap bentuk penyimpangan akan ditindak tegas melalui mekanisme pengawasan internal yang berlapis.
Lebih lanjut, jajaran Kanwil Ditjenpas Bali menyatakan komitmen penuhnya untuk mengimplementasikan seluruh poin arahan. Langkah-langkah konkret, mulai dari inspeksi mendadak (sidak) berkala hingga peningkatan kualitas pelayanan publik bagi warga binaan dan masyarakat, akan segera diakselerasi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) terbaru dari pusat.