PERKUAT INTEGRITAS DAN KEAMANAN, Kakanwil Ditjenpas Bali Dampingi Irwil I Berikan Penguatan di Lapas Kerobokan

BADUNG, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai, mendampingi Inspektur Wilayah I, Anak Agung Gde Krisna, dalam memberikan penguatan kepada jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan sekaligus meningkatkan integritas serta kualitas pelayanan di lingkungan Lapas. (25/08)

Dalam arahannya, Inspektur Wilayah I menegaskan adanya perubahan paradigma dalam pelaksanaan pengawasan. Inspektorat hadir sebagai pendamping dan mitra bagi satuan kerja, bukan semata-mata sebagai pihak yang memberikan punishment. Lapas Kerobokan yang tengah menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) juga menjadi perhatian dan akan terus dievaluasi untuk memastikan seluruh proses pembangunan zona integritas berjalan sesuai ketentuan.

Kepada para pejabat struktural, ditekankan agar mampu menjadi contoh yang baik bagi seluruh jajaran serta aktif mengingatkan dan membimbing anak buahnya. Setiap pegawai diminta melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan menghindari berbagai perbuatan tercela, termasuk persoalan pinjaman online (pinjol) maupun manipulasi anggaran. Integritas harus menjadi landasan utama dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan.

Selain aspek integritas, penguatan juga diberikan terhadap keamanan dan ketertiban. Jajaran Lapas Kerobokan diminta meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat penjagaan, khususnya pada pintu utama sebagai salah satu titik vital dalam pengamanan Lapas. Setiap petugas diharapkan menjalankan prosedur dengan disiplin serta tidak mengabaikan potensi sekecil apa pun yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Lebih lanjut, Lapas Kerobokan diminta menyusun Manajemen Risiko (MR) secara jujur dan objektif dengan mengidentifikasi berbagai potensi risiko yang memiliki tingkat kerawanan tinggi agar dapat segera ditangani. Melalui penguatan tersebut, diharapkan seluruh jajaran semakin memahami pentingnya integritas, keteladanan, pengawasan, serta mitigasi risiko dalam mewujudkan Lapas Kerobokan yang aman, profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.