DENPASAR, INFO_PAS — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, memaparkan rencana pengembangan Lapas Kerobokan sebagai pilot project Lapas Industri dalam sebuah kegiatan yang turut dihadiri Ketua Umum Garda Asta Cita Indonesia, Rizky Andrika. (25/03)
Dalam pemaparannya, Kakanwil Ditjenpas Bali menjelaskan bahwa rencana tersebut mengacu pada Blueprint Nasional Lapas Produktif, yang menitikberatkan pada transformasi lembaga pemasyarakatan menjadi pusat pembinaan berbasis produktivitas dan kemandirian warga binaan. Konsep ini mengintegrasikan pelatihan keterampilan, kegiatan industri, serta pengelolaan hasil produksi secara berkelanjutan .
Lebih lanjut, Lapas Kerobokan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Lapas Industri karena dukungan sumber daya dan peluang kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Model ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga binaan.
Kehadiran Rizky Andrika dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mendukung implementasi program. Dengan adanya pilot project ini, Kanwil Ditjenpas Bali optimistis dapat mendorong transformasi pemasyarakatan yang lebih produktif serta berkontribusi dalam menekan angka residivisme.