PERSIAPAN SAMBUT DELEGASI WCPP 2026, DIREKTUR PEMBIMBING KEMASYARAKATAN TINJAU KESIAPAN LAPAS NARKOTIKA BANGLI DAN GRIYA ABHIPRAYA (GA) BAPAS KARANGASEM YAYASAN GURUKULA BANGLI

BANGLI, INFO_PAS — Direktur Pembimbing Kemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, serta beberapa Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka-UPT) Pemasyarakatan di wilayah Bali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bangli. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau kesiapan lokasi yang akan menjadi bagian dari agenda kunjungan peserta 7th World Congress on Probation and Parole (WCPP) 2026 yang akan berlangsung pada bulan April mendatang. Selasa (10/03)

Peninjauan pertama dilakukan di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, khususnya pada area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Dalam kesempatan tersebut, rombongan melihat secara langsung berbagai kegiatan pembinaan kemandirian yang dijalankan oleh warga binaan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang nantinya akan diperkenalkan kepada para delegasi internasional sebagai bagian dari praktik pembinaan dalam sistem pemasyarakatan.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Griya Abhipraya (GA) Bapas Karangasem, Yayasan Gurukula Bangli untuk meninjau berbagai kegiatan yang berlangsung di lokasi tersebut sebagai bagian dari persiapan agenda cultural visit. Peninjauan dilakukan secara komprehensif, mencakup alur kegiatan, susunan acara, serta kesiapan perlengkapan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik saat menerima kunjungan peserta kongres internasional.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan penyerahan bakti sosial berupa sembako dan bahan pangan kepada Yayasan Gurukula Bangli sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh yayasan tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh persiapan menjelang 7th World Congress on Probation and Parole (WCPP) 2026 dapat berjalan optimal, sekaligus memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan dengan masyarakat dalam mendukung program pembinaan dan reintegrasi sosial.