JUNJUNG TINGGI INTEGRITAS, LAPAS NARKOTIKA BANGLI JADI PERCONTOHAN KOMISI III DPR RI ABOE BAKAR AL-HABSYI SEBUT BERSIH DARI PEREDARAN NARKOBA

BANGLI, INFO_PAS — Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi, melaksanakan kunjungan kerja ke Lapas Narkotika Bangli dalam rangka pengawasan dan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba di dalam lapas. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen DPR RI dalam memastikan sistem pemasyarakatan berjalan secara optimal dan berintegritas. (12/4)

Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Gun Gun Gunawan, serta dihadiri oleh Kepala BNN Provinsi Bali, Budi Sajidin. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi kuat antara lembaga legislatif, pemasyarakatan, dan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkotika.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pergelaran baris berbaris yang ditampilkan oleh warga binaan. Penampilan ini mencerminkan kedisiplinan serta keberhasilan program pembinaan karakter yang diterapkan di dalam Lapas Narkotika Bangli.

Selanjutnya, rombongan disuguhkan pertunjukan musik dari band warga binaan yang menampilkan kreativitas dan bakat seni. Penampilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pengembangan potensi diri warga binaan.

Dalam sesi arahan, Aboe Bakar Al-Habsyi menyampaikan rasa kagum dan apresiasi terhadap kondisi Lapas Narkotika Bangli. Ia menegaskan bahwa lapas ini merupakan salah satu contoh baik dalam menjaga komitmen terhadap pemberantasan narkoba, bahkan disebut sebagai lapas yang bersih dari peredaran narkotika.

Sejak didirikan, Lapas Narkotika Bangli tidak pernah mengalami kejadian terkait peredaran narkoba di dalamnya. Hal ini dinilai sebagai capaian luar biasa yang patut dipertahankan dan dijadikan teladan bagi lapas lainnya di Indonesia.

Sebagai bentuk penguatan komitmen tersebut, dilakukan pula tes urine secara acak kepada lima orang narapidana, dengan hasil seluruhnya negatif. Capaian ini semakin mempertegas keberhasilan Lapas Narkotika Bangli dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan berintegritas. “Integritas bukan hanya tentang pengawasan, tetapi tentang komitmen yang dijaga bahkan ketika tidak ada yang melihat.”