DENPASAR, INFO_PAS Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026 dengan mengunjungi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja. Rabu (04/03)
Kunjungan diawali di Rutan Kelas IIB Negara yang disambut langsung oleh Kepala Rutan Negara, beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil memberikan pengarahan kepada pegawai serta berdialog dengan warga binaan. Ia menegaskan bahwa momentum Ramadhan harus menjadi penguat nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam bekerja, serta menekankan komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar.
Selain penguatan integritas, Kakanwil juga meninjau pelaksanaan program pembinaan, termasuk Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang dinilai berjalan optimal dan produktif. Program tersebut diapresiasi sebagai bentuk nyata pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan edukatif yang memberikan keterampilan sebagai bekal reintegrasi sosial. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan yang terarah mampu menghadirkan perubahan positif bagi warga binaan.
Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan ke Lapas Kelas IIB Singaraja. Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil meninjau kondisi sarana dan prasarana, dapur Lapas, blok hunian, kebersihan lingkungan, serta pelaksanaan program pembinaan kemandirian. Ia juga menyapa warga binaan perempuan dan menerima aspirasi secara langsung. Kepada seluruh jajaran, Kakanwil mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan selama bulan puasa, menjaga profesionalisme, memperkuat sinergi tim, memastikan pemenuhan hak warga binaan, serta menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Melalui Safari Ramadhan ini, Kantor Wilayah Ditjenpas Bali menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi satuan kerja, memastikan pembinaan dan pelayanan berjalan selaras dengan nilai integritas dan kemanusiaan. Sebab pada akhirnya, Pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi tentang menghadirkan harapan bahwa dari setiap proses pembinaan, selalu ada kesempatan bagi perubahan, perbaikan, dan masa depan yang lebih bermakna.