BADUNG, INFO-PAS – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Bali melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas, Komitmen Bersama, penguatan pembangunan Zona Integritas, serta pengukuhan Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (SATOPS PATNAL). Kegiatan ini berlangsung di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan. Senin (2/2)
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, yang didampingi oleh para pejabat administrasi Kanwil Ditjenpas Bali. Turut hadir sebagai tamu undangan sekaligus narasumber, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, Tia Sastrina, serta dihadiri oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Bali beserta jajaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang dilanjutkan dengan doa bersama. Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama sebagai bentuk pernyataan sikap dan kesungguhan seluruh jajaran Pemasyarakatan Bali dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan SATOPS PATNAL, sebagai langkah strategis dalam memperkuat fungsi pengawasan internal serta peningkatan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Pengukuhan ini menjadi simbol penguatan komitmen dalam mencegah pelanggaran serta menjaga integritas aparatur pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, Tia Sastrina, menyampaikan materi mengenai pembangunan Zona Integritas dengan pendekatan nilai dan perspektif etika. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya integritas pribadi, budaya kerja berlandaskan nilai moral, serta konsistensi antara komitmen dan implementasi dalam pelayanan publik.
Kepala Kanwil Ditjenpas Bali, Decky Nurmansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan sebuah proses perubahan budaya kerja yang berkelanjutan. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan Pakta Integritas sebagai pedoman nyata dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen kolektif seluruh jajaran Pemasyarakatan Bali dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
#imipasPRIMA
#kanwilditjenpasbaliRAHAYU
#kemenimipas
#guardandguide
#pemasyarakatan