Badung, INFO-PAS — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bali beserta jajaran menghadiri kegiatan tasyakuran, bertempat di Aula Lapas Kelas IIA Kerobokan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh satuan kerja Pemasyarakatan di Bali dalam mewujudkan pelayanan yang bersih dan berintegritas. Selasa (23/12)
Kegiatan tasyakuran diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pemasyarakatan yang diikuti oleh seluruh peserta dengan khidmat. Suasana kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas capaian dan kelancaran pelaksanaan tugas Pemasyarakatan selama ini.
Pada kesempatan tersebut, Kepala LPKA Kelas II Karangasem, I.M. Rizal, selaku perwakilan satuan kerja penerima predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), menyampaikan pesan dan kesan. Ia mengungkapkan bahwa predikat WBK bukanlah tujuan akhir, melainkan tanggung jawab besar untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun budaya kerja yang profesional dan akuntabel.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyematan pin WBK kepada seluruh satuan kerja oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bali sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan zona integritas di lingkungan Pemasyarakatan. Penyematan pin ini diharapkan menjadi pengingat moral bagi seluruh jajaran untuk senantiasa bekerja dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan pelayanan prima.
Selain itu, Kanwil Ditjenpas Bali juga menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga warga binaan sebagai wujud kepedulian dan perhatian terhadap aspek kemanusiaan dalam sistem Pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bali, Decky Nurmansyah, menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dan komitmen seluruh jajaran dalam melaksanakan reformasi birokrasi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan meraih WBK harus diiringi dengan perubahan nyata dalam pola pikir, sikap, dan perilaku kerja, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan warga binaan.
“WBK bukan hanya sekadar predikat, tetapi sebuah tanggung jawab untuk terus memberikan pelayanan yang transparan, bersih, dan berorientasi pada kemanusiaan,” tegasnya.
Kegiatan tasyakuran ini ditutup dengan makan siang bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mempererat sinergi antar satuan kerja Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Bali.
#imipasPRIMA
#kanwilditjenpasbaliRAHAYU
#kemenimipas
#guardandguide
#infoimipas
#pemasyarakatan