GIANYAR, INFO-PAS – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, mendampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto bersama dengan Direktur Jenderal Pemasyarakatan,Mashudi, dalam ajang Bali Fashion Trend (BFT) 2025 yang digelar di Onyx Park Resort, Ubud, Gianyar, Jumat (19/12).
Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi strategis antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan industri fashion nasional. Melalui program Beyond Beauty, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bersama Indonesia Fashion Chamber (IFC)
menampilkan karya fashion hasil kolaborasi desainer ternama dengan warga binaan dari 24 Lembaga Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Menteri Agus Andrianto yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa program Beyond Beauty mencerminkan perubahan paradigma pemasyarakatan. Pemasyarakatan tidak lagi dipandang semata sebagai tempat menjalani hukuman, melainkan sebagai ruang pembinaan yang memberi kesempatan kedua dan mempersiapkan warga binaan kembali produktif di masyarakat.
Dalam program ini, warga binaan dilibatkan sebagai co-creator dalam industri fashion profesional. Beragam produk pembinaan seperti batik tulis, anyaman, bordir, dan kerajinan kulit dikembangkan bersama desainer menjadi karya fashion kontemporer yang bernilai estetika dan memiliki daya saing komersial, bahkan mulai menarik minat pasar internasional.
Kakanwil Ditjenpas Bali, Decky Nurmansyah, menyampaikan bahwa keikutsertaan pemasyarakatan dalam Bali Fashion Trend 2025 merupakan wujud pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, sejalan dengan arah reformasi pemasyarakatan yang menekankan kemandirian serta reintegrasi sosial warga binaan.
#imipasPRIMA
#kanwilditjenpasbaliRAHAYU
#kemenimipas
#guardandguide
#infoimipas
#pemasyarakatan